Skip to content

GAPKI Tingkatkan Pemahaman & Kesadaran Masyarakat Terkait Sawit Ramah Anak Di Papua

Papua – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengadakan kegiatan Promosi Sawit Indonesia Ramah Anak di Papua. Kegiatan ini merupakan upaya GAPKI dalam mewujudkan industri kelapa sawit berkelanjutan dalam hal perlindungan anak di kebun kelapa sawit.

Ketua GAPKI Cabang Papua Tulus Sianipar mengatakan kegiatan tersebut diperuntukan untuk penerapan prinsip-prinsip bisnis dan hak anak-CRBP di sektor kelapa sawit di Papua. Dia menuturkan momentum ini juga sebagai lanjutan dari penyusunan Buku Panduan Praktis Sawit Indonesia Ramah Anak yang telah diluncurkan pada tahun 2022.

“Dan ini sebagai upaya mendorong implementasi panduan tersebut agar dapat menjadi rujukan bagi semua pelaku industri sawit untuk mewujudkan industri sawit berkelanjutan, yang ramah bagi anak,” ujar Tulus Sianipar dalam sambutanya di salah satu Hotel di Kota Jayapura, Rabu (5/6/2024).

Lebih lanjut, Tulis mengungkapkan kegiatan ini juga merupakan bagian dari kolaborasi GAPKI dan Partnership for Action Against Child Labour in Agriculture (PAACLA) Indonesia.

Menurut Tulus, tujuan kegiatan yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini secara khusus untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran semua pihak tentang kebijakan perlindungan anak dan pencegahan pekerja anak di Papua khususnya sektor kelapa sawit.

Selain itu, mampu memberikan kemampuan teknis bagi semua pihak dalam membangun kemitraan multipihak dalam rangka pencegahan, pemantaun, dan remediasi pekerja anak.

Tulus menjelaskan, kegiatan ini akan didahului dengan seminar untuk mendapatkan informasi dan wawasan tentang kebijakan sawit berkelanjutan serta kebijakan-kebijakan perlindungan anak dan penanggulangan pekerja anak.

Setelah seminar kegiatan akan dilanjutkan dengan workshop untuk meningkatkan kemampuan teknis bagi peserta dalam membangun kemitraan multipihak dalam penanggulangan pekerja anak.

Dalam kesempatan itu juga, Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi GAPKI yang mengadakan kegiatan Promosi Sawit Indonesia Ramah Anak di Papua. Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Setda Papua Setyo Wahyudi meminta GAPKI dapat menerapkan industri sawit yang ramah anak.

HHal itu mesti dilakukan agar anak-anak mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan,” kata Setyo Wahyudi kepada awak media di Jayapura, Rabu (5/6/2024).

Menurutnya, anak-anak adalah generasi Papua yang harus di lindungi.

“Sehingga sudah seharusnya berhak mendapatkan peelindungan dari segala bentuk kekerasan khususnya pada di industri sawit,” katanya.

Untuk itu, ujar Setyo, pihaknya sangat mendukung adanya kegiatan tersebut dalam memajukan sektor perkebunan kepala sawit yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dalam memajukan sektor peekebunan kelapa sawit di Papua dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan ramah anak,’” ujarnya.

Dia menjelaskan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas utama Indonesia khususnya juga di Papua karena yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia khususnya di Papua.

Di Papua potensi perkebunan kelapa sawit sangat besar dan menjadi motor pengerak bagi perekonomian Papua. Oleh sebab itu, kami terus memastikan bahwa industri sawit di wilayah setempat tidak hanya memberikan keuntungan saja namun juga harus ramah bagi anak,” tandasnya.

Sumber: sawitindonesia.com

Post View : 283
EnglishIndonesia